Mengenal System CLSS Komatsu.

Aplikasi Pada unit Komatsu: PC 200-6, PC 200-7, PC 200-8, PC 300-7 Up, PC 400-7 up D155-6. Berikut Outline System diagram dan penjelasanya:

<image src="Outline-CLSS-1.png" height="489 width"501" alt=" Outline System CLSS">
Outline Of CLSS

CLSS adalah singkatan dari Closed Center Load Sensing System, yang memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Kontrol halus tidak dipengaruhi oleh beban.
  • Controllability memungkinkan penggalian bahkan dengan kontrol halus.
  • Kemudahan operasi kombinasi dipastikan oleh fungsi pembagi aliran menggunakan area spool pembuka selama operasi kombinasi.
  • Hemat energi menggunakan kontrol pompa variabel area

Konfigurasi

  • CLLS dikonfigurasi dengan Variable piston pump , kontrol valve, dan aktuator masing-masing.
  • Pompa hidrolik dikonfigurasikan dengan body pompa, PC Valve, dan LS valve.

Prinsip Dasar

Swash Plate kontrol sudut pompa

Swash plate sudut pompa (Delivery pompa) dikontrol sehingga tekanan diferensial LS (dPLS) (perbedaan antara tekanan pompa PP dan port outlet pressure control valve LS PLS) (tekanan beban aktuator) konstan.

LS differential pressure (∆PLS) = Pump discharge pressure (PP) — LS pressure (PLS)

<image src="Outline-CLSS-1.png" height="236" width"509" alt=" LS System CLSS">

Sudut swash plate pompa bergeser ke posisi maksimum, jika tekanan diferensial LS (∆PLS) lebih rendah dari tekanan yang diatur LS valve (ketika tekanan beban aktuator tinggi).

Jika itu menjadi lebih tinggi dari tekanan yang ditetapkan (ketika tekanan beban aktuator rendah), sudut pelat pompa menggeser ke arah posisi minimum.

<image src="Swashplate-LS-1.png" height="235" width"161" alt=" LS differential pressure grafik">

Perbedaan tekanan LS Valve (PLS) and Sudut Swash plate pompa

<image src="Pressure-compensating.png" height="487" width"485" alt=" Diagram-Compensating">

q Katup kompensasi tekanan dipasang ke sisi port outlet dari katup kontrol untuk menyeimbangkan beban.

q Ketika aktuator dioperasikan bersama, perbedaan tekanan (∆P) antara hulu (port inlet) dan hilir (port outlet) dari spool masing-masing katup menjadi sama terlepas dari ukuran beban (tekanan).

q Aliran oli dari pompa dibagi (dikompensasi) secara proporsional dengan area bukaan (S1) dan (S2) dari setiap katup.

Untuk Pompa hydraulic yang memakai system CLSS lebih simple daripada system OLSS (Open Load Sensing Sistem). Akan tetapi struktur komponen di dalamnya lebih kompleks dibanding OLSS baik dari pompa maupun main Control Valve.

Sumber : Workshop Manual Komatsu PC 200-8

Peringkat: 4 dari 5.

Beranda

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.